Komplikasi Serius Ketika Hamil

Tertarik dengan kes seorang kawan yang terpaksa mengugurkan kandungan atas risiko komplikasi, saya kongsikan entri ini bersama anda untuk kita sama-sama tahu jenis risiko yang perlu dihadapi sepanjang kehamilan. Uniknya, ia akan dikongsikan selama tiga hari berturut-turut kerana terlalu detail. Maka, saya bahagikan kepada 5 senarai daripada 15 komplikasi serius ketika hamil ini setiap hari bagi memudahkan bacaan anda.

Kehamilan adalah sesuatu yang membahagiakan bagi wanita dan pasangannya. Namun, tidak semua antara kita yang sedar akan risiko yang perlu dihadapi ketika hamil. Wanita hamil sepatutnya dijaga dengan baik dan berhati-hati bagi memastikan kondisi kesihatan, mental dan gaya hidup tidak mendedahkan mereka kepada kompliklasi serius ketika hamil. Untuk pengetahuan anda, pernah ada kes di mana ibu mengandung yang mengalami masalah sepanjang kehamilan atau memiliki risiko yang tinggi menghadapi kekejangan ketika melahirkan bayi. Ini boleh membahayakan ibu dan anak yang dikandung.

baby

Komplikasi serius ketika hamil

1) Anemia

Juga disebut sebagai anemia kehamilan, ini adalah kondisi di mana tubuh memiliki sedikit sel-sel darah merah atau sel tidak dapat membawa oksigen ke pelbagai organ tubuh. Sepanjang kehamilan volume darah seorang wanita meningkat hampir setinggi 50% dan sel darah merah sangat perlu ketika ini. Janin sepatutnya berkembang bergantung kepada darah ibu tapi jika ibu menderita anemia, ianya boleh mengakibatkan pertumbuhan janin yang buruk, kelahiran pra-matang dan berat bayi rendah.

Kekurangan vitamin dan mineral seperti vitamin B12, asam folat, besi, dan lainnya dapat menyebabkan anemia pada kehamilan. Namun, kondisi ini biasanya tidak dianggap berat, kecuali pada tingkat yang terlalu rendah. Anemia boleh ditangani dengan mengamalkan multi-vitamin Vita-Lea yang membantu tingkatkan Hemoglobin (HB) dan B-Complex yang kaya dengan asid folik.

 2) Intrauterine Growth Restriction

Intrauterine Growth Restriction (IUGR) adalah suatu kondisi dimana janin lebih kecil dari yang diharapkan selama beberapa minggu pertama kehamilan. Juga disebut sebagai pembatasan pertumbuhan janin.

Janin yang tumbuh pada kondisi seperti ini, beratnya kurang dari 90% daripada saiz normal dan ada kemungkinan bayi lahir pra-matang, iaitu sebelum 37 minggu.

Kekurangan nutrisi dan oksigen yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ-organ adalah salah satu penyebab paling umum IUGR, yang mencegah sel dan jaringan tumbuh atau penurunan ukuran mereka. Faktor keturunan juga boleh menyebabkan IUGR.

Bayi yang baru lahir sering tampak lemah, pucat, kulit kering dan mata lebar. Selain itu, tali pusat mereka sangat tipis dan tampak tidak sihat dibandingkan dengan bayi normal.

baby2

3) Pra-matang (Preterm Labor)

Kelahiran pra-matang biasanya berlaku sebelum mencecah 37 minggu kehamilan yang disebabkan oleh kontraksi rahim pra-matang, pecahnya kantung atau selaput ketuban atau dilatasi serviks.

Meskipun penyebab utama kelahiran pra-matang masih belum diketahui, pecah ketuban dianggap sebagai salah satu penyebab utama, yang terjadi akibat daripada beberapa penyakit yang kronik seperti jantung atau penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, infeksi, dan lainnya.

Bayi yang lahir pada kondisi seperti ini sering kali kecil, memiliki berat lahir kecil dan mungkin memerlukan bantuan pernafasan, melawan infeksi, dan mempertahankan suhu tubuh stabil.

4) Premature Rupture of Membranes

Premature Rupture of Membranes (PROM) adalah pecahnya ketuban sebelum jangkaan bersalin. Jika PROM terjadi sebelum 37 minggu kehamilan, itu disebut sebagai Preterm Premature Rupture of Membranes (pecahnya ketuban terlalu awal atau PPROM).

Kondisi ini biasanya terjadi disebabkan infeksi pada rahim, perawatan yang salah sebelum melahirkan, penyakit seksual, perdarahan vagina, atau gaya hidup tidak sihat seperti merokok atau minum alkohol.

Ianya juga boleh menyebabkan komplikasi seperti plasenta abruption (detasemen awal plasenta dari rahim), masalah pada tali pusat, infeksi bedah caesar kelahiran dan pasca-melahirkan (setelah melahirkan).

 5) Gestational Diabetes

Gestational diabetes merupakan salah satu komplikasi kehamilan berisiko tinggi di mana bacaan glukosa darah akan meningkat dan gejala diabetes lain yang mulai muncul selama kehamilan pada seorang wanita yang belum pernah sebelumnya didiagnosis diabetes.

Gestation diabetes ketika hamil bukan terjadi kerana kekurangan insulin, tetapi disebabkan blockage effect hormon lain pada insulin yang dihasilkan dalam tubuh. Biasanya, gejala diabetes hilang setelah melahirkan bayi.

5 komplikasi serius ketika hamil ini adalah antara 15 komplikasi yang biasa terjadi kepada ibu hamil. Ikuti entri MommaSihat esok untuk mendapatkan kefahaman lebih lanjut.

MommaSihat

012-4020841

Komen Di sini

CommentLuv badge

Anda boleh menggunakan Shaklee ID saya untuk dapatkan harga ISTIMEWA di mana-mana kaunter Shaklee!

Testimoni

Perut Buncit Kini Kempis

PENAFIAN & DISCLAIMER

Blog ini adalah hak milik peribadi saya dan tidak ditaja oleh oleh mana-mana warga persendirian, organisasi, mahupun pihak ketiga. Segala hasil penulisan adalah melalui pembacaan, pengalaman sendiri & perkongsian daripada pengguna (setelah mendapat keizinan daripada pengguna tersebut). Saya bukan doktor mahupun pakar perubatan, dan saya ingin pembaca yang budiman tahu bahawa blog ini tidak pernah dinilai oleh Badan Pemakanan dan Dadah mana-mana negara.

* DISCLAIMER: These statements have not been evaluated by the Food and Drug Administration. These products are not intended to diagnose, treat, cure, or prevent any disease.*

Follow Us

Follow our activity on the web and get to know us.

Contact Us

ID Shaklee: 881070,

+60124020841

Distributor Jawi Penang (COD)

hubungi@mommasihat.net

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.